Categories
Berita

Rapat Kerja Institut Atsiri Tahun 2019

Pada tanggal 2 Februari 2019 kemarin Institut Atsiri menyelenggarakan Rapat Kerja tahunan. Raker ini bertujuan untuk penyampaian program kerja dari masing-masing Manajer. Acara ini dibuka oleh Direktur Institut Atsiri Prof. Dr. Ir. Chandrawati Cahyani, MS. dan Wakil Direktur Dr. Drs. Warsito, MS. Masing-masing Manajer mempresentasikan tiap-tiap Program Kerja yang diajukan.

Rapat Kerja dan Koordinasi Institut Atsiri
Acara di buka oleh Wakil Direktur Institut Atsiri
Categories
Berita

Institut Atsiri diundang Kemenristekdikti pada Acara FGD Produk Minyak Atsiri

Sebagai salah satu Pusat Unggulan IPTEK dan penerima Pendanaan Inovasi Industri 2018 Institut Atsiri diundang pada acara Focus Group Discussion Produk Minyak Atsiri oleh Kemenristekdikti tanggal 30 November kemarin. FGD ini dilaksanakan di Ruang Rapat Gedung Martha Tilaar Cikarang, Jawa Barat. Acara yang mempunyai topik “Optimalisasi Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu : Produk Minyak Atsiri dan Turunannya” diikuti oleh berbagai pihak yang merupakan stakeholder keatsirian. Terdapat 4 perguruan tinggi yang diundang memiliki fokus terhadap minyak atsiri sebagai produk inovasi unggulan yaitu Universitas Negeri Manado, Universitas Syahkuala, Universitas Brawijaya dan Universitas Gajah Mada. Acara yang dihadiri langsung oleh Prof. Dr. Ir. Chandrawati Cahyani, MS. Direktur Institut Atsiri ini membahas tentang perkembangan pada pemanfaatan hasil Hutan Bukan Kayu yaitu Minyak Atsiri yang sedang memiliki tren bagus dan rencana kedepannya.

Categories
Berita

Forum Komunikasi Pengembangan STP Atsiri Di Kabupaten Trenggalek

Pada tanggal 30 Oktober 2018 kemarin telah dilaksanakan Focus Group Discussion antara Institut Atsiri dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek. Pertemuan ini terkait dengan inisiasi STP Atsiri yang telah dilakukan Institut Atsiri di Dilem Wilis, Kabupaten Trenggalek. Pertemuan ini dihadiri langsung oleh pimpinan Institut Atsiri Prof. Dr. Ir. Chandrawati Cahyani, MS. dan Dr. Drs. Warsito, MS. beserta manajer dan staf. Sedangkan dari pihak Pemerintah Trenggalek dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Muhammad Nur Arifin, Ketua Bappeda Kab. Trenggalek dan beserta jajaran.

FGD STP Atsiri
Diskusi Konsep STP Atsiri

Pertemuan ini membahas kembali tentang konsep pengambangan STP Atsiri yang akan dikembangkan di Kabupaten Trenggalek. Hasil yang didapat dari pertemuan ini adalah pembentukan Kelompok Kerja (POKJA) yang diketuai langsung oleh Wakil Bupati Kab. Trenggalek dan target-target STP kedepannya.

Foto Bersama Perwakilan Kabupaten Trenggalek dan Direktur beserta jajaran Institut Atsiri
Foto Bersama Perwakilan Kabupaten Trenggalek dan Direktur beserta jajaran Institut Atsiri

 

Categories
Berita

Monitoring dan Evaluasi Program Inovasi Institut Atsiri 2018

Sejauh ini beberapa produk minyak atsiri Indonesia masih diekspor dalam bentuk raw material, dan sebaliknya Indonesia justru mengimpor produk-produk jadi dari bahan minyak atsiri terserbut, termasuk komponen-komponen tunggal minyak atsiri. Dalam program inovasi teknologi ini tahun pertama Institut Atsiri akan dihasilkan produk-produk komponen-komponen tunggal meliputi citronellal, citronellol dan geraniol dari minyak sereh wangi, patchouli alcohol kristal dan guaiene dari minyak nilam yang diikuti produksi minyak jeruk purut organik. Tahun pertama ini telah memasuki pertengahan program, Direktur Inovasi Kemenristekdikti melakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil kemajuan Program Inovasi Institut Atsiri.

Presentasi Kemajuan yang sudah dicapai oleh Institut Atsiri di tahun 2018

Pada tanggal 4-5 Oktober 2018 telah dilaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap kinerja Institut Atsiri pada Kegiatan Pengambangan Minyak Atsiri menuju Hilirisasi Industri. Monev ini dihadiri langsung oleh Direktur Inovasi Santosa Yudo Warsono, Direktur Operational PT Tirta Investama Dudi Amrullah (Reviewer), Kasi Industri Kesehatan Obat Danang R. Handoko, dan Staf Inovasi Industri Alwis. Monev dilaksanakan di Institut Atsiri, Universitas Brawijaya, Malang dan Monev lapang dilaksanakan di lahan penanaman atisir Dilem Wilis, Kab. Trenggalek.

Foto Bersama dengan Reviewer dari Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi
Monev tempat penyulingan atsiri di Lab. Ngijo
Sambutan dari Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak pada tim Reviewer dan tim Institut Atsiri
Foto Bersama dengan Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak

Hasil dari tim reviewer mengapresiasi tahap yang sudah dicapai oleh Institut Atsiri dengan budidaya Sereh Wangi secara organik di Dilem Wilis, Trenggalek. Menurut reviewer Institut Atsiri sudah terencana dengan baik hingga pertengahan tahun 2018. Reviewer juga memberikan ide-ide tambahan agar program Inovasi Institut Atsiri dapat terlaksana dengan baik. Kondisi lapang juga di monev dengan didampingi oleh Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak dan Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.

Monitoring dari tim Reviewer pada tempat penyulingan yang ada di Trenggalek
Foto bersama Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dengan tim Reviewer dan tim Institut Atsiri

 

Categories
Berita

Focus Group Discussion Penguatan Peluang Kerjasama Riset Institut Atsiri Universitas Brawijaya dan Universitas Brawijaya

Hari Jumat 24 Agustus 2018, Prof. Tohru Mitsunaga dari Universitas Gifu, Jepang, mengunjungi Institut Atsiri dalam rangka penguatan peluang kerjasama riset antara Prof. Tohru Mitsunaga dengan peneliti Institut Atsiri. Acara FGD diisi dengan paparan-paparan para peneliti serta diskusi bersama dengan Prof. Tohru Mitsunaga.

Suasana Focus Group Discussion
Foto Bersama, Prof. Tohru Mitsunaga dengan Direktur, Manajer, Staf Institut Atsiri dan Mahasiswa
Categories
Berita

Institut Atsiri dipercaya mengelola Program Inovasi Industri 2018

Dirjen Penguatan Inovasi Industri dibawah Kemenristekdikti membuat sebuah program yang bernama Pendanaan Inovasi Industri pada awal tahun 2018 kemarin. Institut Atsiri sebagai salah satu Pusat Unggulan IPTEK turut serta pada program tersebut. Pada tanggal 6 April 2018 kemarin telah diumumkan lembaga-lembaga yang lolos untuk didanai pada program tersebut, salah satunya adalah Institut Atsiri. Dalam program ini Institut Atsiri bekerja sama dengan PT Mitra Ayu Adi Pratama (Padang) dan Pemerintah Daerah Trenggalek untuk mengembangkan atsiri organik. Pada tahun 2018 program ini akan difokuskan pada produk atsiri Sereh Wangi dengan output komponen murni Citronelal, Citronelol dan Geraniol.

https://ristekdikti.go.id/penerima-pendanaan-inovasi-industri-tahun-anggaran-2018/

 

Categories
Berita

Direktur Sarpras Kemenristekdikti mengunjungi PUI Agroindustri Atsiri

Suasana pertemuan tim Sarpras dengan Institut Atsiri

Institut Atsiri atau PUI Agroindustri Atsiri berkesempatan untuk dikunjungi oleh tim Direktur Sarpras Kemenristekdikti pada hari Jumat tanggal 6 April 2018 kemarin. Kunjungan tim Direktur Sarpras ini dalam rangka visitasi pengumpulan data, informasi dan validasi data e-planning sarpras. Tim Sarpras hadir meninjau kebutuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh IA dalam kegiatan lanjutan E-planning Sarpras PUI. Tujuan kunjungan ini adalah untuk mencari model pengajuan dan realisasi Sarpras bagi PUI-PUI Dikti dan IA sebagai PUI Agroindustri Atsiri sejak 2018-2020 sesuai dengan SK Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Pertemuan ini dihadiri oleh Wakil Rektor 4 Dr. Ir. Moch. Sasmito Djati, M.S., perwakilan tim BUA dan tim dari Institut Atsiri.

Foto Bersama Tim Sarpras dan Institut Atsiri
Categories
Berita

Pelatihan Proses Produksi dan Standarisasi Minyak Atsiri sesuai SNI

Institut Atsiri menyelenggarakan pelatihan Proses Produksi dan Standarisasi Minyak Atsiri sesuai SNI. Beberapa perusahaan telah mengikuti pelatihan di Institut Atsiri. Beberapa Perusahaan tersebut yaitu PT. TTN, CV. Bumi Indo, dan PT. Sinkona Indonesia Lestari. Beberapa pelatihan yang diberikan berupa pelatihan Proses Produksi (Destilasi dan Fraksinasi) dan Pengujian minyak Atsiri sesuasi SNI untuk minyak Cengkih, Jahe, Kayu Putih, Kemukus, Kenanga, Nilam, Pala dan Sereh.

 

Pelatihan Pengujian Minyak Atsiri sesuai dengan SNI
Pelatihan Pengujian Minyak Atsiri sesuai dengan SNI (Praktek)
Pelatihan Pengujian Minyak Atsiri sesuai dengan SNI (Praktek)
Pelatihan pengujian Minyak Atsiri sesuai dengan SNI (GCMS)
Pelatihan Suling Minyak Atsiri menggunakan Destilasi Uap Air

Kesan Direktur CV. Bumi Indo

Robertson Tandya Arisandy:

“Setelah menjalani dan melakukan pelatihan dengan Institut Atsiri, saya menjadi lebih paham dan mengerti berbagai hal tentang atsiri mulai dari hulu ke hilir.”

Categories
Berita

Serah Terima Alat Suling dari Univesitas Brawijaya ke Pemda Trenggalek

Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof. Dr. Ir. Mohammad  Bisri, MS bersama jajaran Pimpinan dan juga tim Atsiri UB pada jumat (9/2/2018), melaksankan kunjungan ke Kawasan Agrowisata Dilem Wilis Trenggalek dalam rangka mininjau lokasi pengembangan Science Techno Park (STP) Trenggalek sekaligus menyerahkan bantuan berupa alat suling minyak atsiri.

Prosesi Penyerahan Alat Suling

 

Rombongan diterima langsung oleh Bupati Trengalaek Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc beserta Wakil Bupati, Plt. Sekretaris Daerah, Komandan Kodim 0806 serta Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Trenggalek.

Dalam sambutannya Rektor bersyukur atas implemntasi dari MoU UB dengan Pemkab Trenggalek yang sebenarnya sudah dimulai sejak setahun sebelumnya. “Setelah hampir satu tahun akhirnya sinergi antara UB dengan Pemkab Trenggalek bisa menghasilkan sesuatu secara nyata. Sekiranya tahun 2017 setelah melakukan kesepakatan MOU, baru di tahun 2018 ini terealisasi dan mulai membuahkan hasil untuk pengembangan minyak atsiri di Kecamatan Bendungan ini,” ungkapnya.

Selain menyerahkan satu teknologi beruapa alat suling minyak atsiri, UB juga ¬†memberikan bibit serih sebanyak satu juta yang merupakan produksi dari tim Instut atsiri UB. “Jadi bibit ini bukan beli tetapi merupakan produksi sendiri dari Intitut atsiri UB yang ada di Kesamben Blitar,” ujar Rektor.

Prosesi Penyerahan Alat Suling

“Oleh karena itu, ini senarnya masih langkah awal. Harapannya tim atsiri UB tidak berhenti disini, tidak hanya menyerahkan bantuan alat suling dan juga bibit, tetapi¬† juga ikut berperan mengawal agar bisa terbentuk sistem yang baik sehingga STP akan ini terus bisa berjalan, bisa berkembang jauh lebih besar dan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya Bisri.

Press Conference penyerahan Alat Suling UB ke Pemda Trenggalek

Diakhir sambutannya Rektor juga berharap kedepan STP di Dilem Wilis bisa menjadi percontohan nasional, bisa menjadi salah satu unggulan nasional, mengingat Direktur inovasi terus mendorong UB untuk terus bekerjasama dengan Pemkab Trenggalek dalam penelitian minyak atsiri. “Tahun kemarin 2017 Institut atsiri Universitas Brawijaya baru mendapatkan penghargaan PUI (Pusat Unggulan Iptek ), dan merupakan satu-satunya di Indonesia, mudah- mudahan lima, sepuluh tahun lagi Trenggalek makmur karena Atsiri,” pungkasnya. (Humas UB)

 

Categories
Berita

Institut Atsiri mendapatkan Apresiasi Lembaga Litbang 2017

Pada tanggal 13 Desember 2017, Direktorat Lembaga Penelitian dan Pengembangan dibawah Direktorat Jenderal Kelembagaan IPTEK dan DIKTI menyelenggarakan Acara Apresiasi Lembaga Litbang 2017. Acara yang berlangsung di Gedung BPPT Jakarta tersebut terdiri dari 4 acara yaitu, Penyerahan Sertifikat pada Pusat Unggulan IPTEK, BPPD berkinerja Utama, Akreditasi Pranata Litbang dan Penyerahan Sertifikat KNAPP.

PUI Agroindustri Atsiri (Institut Atsiri) yang pada tahun 2015 memperoleh pengesahan sebagai Pusat Unggulan IPTEK yang bergerak di bidang ke-atsiri-an dengan status “DIBINA” ditingkatkan menjadi PUI Agroindustri ATsiri dengan status “DITETAPKAN”. Status ini berdasarkan Sertifikat no. 17/PU.IPTEK/XII/2017 yang berlaku dari tanggal 1 Januari 2018 hingga 31 Desember 2020. Sesuai dengan status ini PUI Agroindustri Atsiri dituntut secara berkelanjutan mengembangkan produk-produk hilir, meningkatkan kualitas dan kuantitas aktivitas akademik serta meningkatkan penguatan kelembagaan melalui kerjasama dengan berbagai industri dan lembaga lain dalam negeri dan luar negeri. Muara kegiatan ini diharapkan PUI Agroindustri Atsiri mampu mewujudkan Science Techno Park (STP) Atsiri Organik. Rintisan cita-cita ini telah dimulai bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek.

Pimpinan Institut Atsiri menghadiri langsung acara Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan
Foto Bersama para Pimpinan Pusat Unggulan IPTEK yang mendapatkan Sertifikat Penetapan PUI
Sertifikat Penetapan Pusat Unggulan IPTEK Agroindustri Atsiri